Posts

Showing posts with the label Kisah Nabi Khidir

Kisah Nabi Khidir Menasihati Seorang Pedagang

Image
Berkata Ibnu Abu Dunia: .Bercerita kepadaku ayahku, yang didengarnya dari Ali bin Syaqiq, dari Ibnu Al-Mubarak, dari Umar bin Muhammad bin Al-Mukandar, ia berkata: “Ada seorang pedagang yang banyak memuji-muji barangnya dan banyak bersumpah untuk meyakinkan orang lain (pembeli). Tiba-tiba tiba kepadanya seorang bau tanah dan berkata: ‘Wahai pedagang, juallah barangmu tetapi jangan banyak bersumpah’. Pedagang itu masih banyak berbicara dan bersumpah, yang menjadikan orang bau tanah itu berkata lagi: ‘Wahai pedagang, berdaganglah secara jujur dan jangan banyak bersumpah. Bahkan orang bau tanah itu berkata lagi: ‘Berdaganglah yang patut dan wajar’. Pedagang itu berkata: ‘Inilah yang patut saya lakukan’. Kemudian orang bau tanah itu berkata: ‘Utamakanlah kejujuran walaupun berat melakukannya dan tinggalkan berbohong walaupun ia akan membawa keuntungan’. Akhirnya pedagang itu berkata: ‘Kalau begitu, tuliskanlah semua yang engkau sebutkan ini’. Orang bau tanah itu kemudian berkata: ...

Ketika Nabi Khidir Mendoakan Mayit Rasulullah Saw.

Image
Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dalam kitab Tafsir: “Bercerita kepadaku, ayahku, yang didengarnya dari Abdul Aziz Al-Ausiy, dari Ali bin Abu Ali, dari Jakfar bin Muhammad bin Ali bin Husain, dari ayahnya, katanya Ali bin Abi Thalib berkata: “Ketika Rasulullah SAW wafat, datanglah ucapan takziah. Datang kepada mereka (keluarga Nabi SAW) orang yang memberi takziah. Mereka mendengar orang yang memberi takziah (ucapan dukacita) tetapi tidak melihat orangnya. Bunyi bunyi itu begini: “Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Wahai Ahli Bait, Setiap yang bernyawa akan mencicipi mati. Hanyasanya akan disempurnakan pahala kau pada hari kiamat. Sesungguhnya dalam agama Allah ada pemberi takziah bagi setiap musibah, bagi Allah ada pengganti setiap ada yang binasa, begitu juga akan menemukan bagi setiap yang hilang. Kepada Allah-lah kau berpegang dan kepada-Nya kau mengharap. Sesungguhnya orang yang diberi petaka akan diberi ganjaran pahala.” Berkata Jakfar: Bercerita kepadaku, ayahk...