Ketika Rabi’Ah Adawiyah Akan Dilamar Hasan Al-Bashri
Ketika suami Rabi’ah Adawiyah meninggal, beberapa waktu kemudian Hasan Al-Bashri dan kawan-kawannya tiba menghadap Rabi’ah. Mereka meminta izin diperkenankan masuk, mereka pun diperkenankan masuk. Rabi’ah segera mengenakan cadarnya, dan mengambil daerah duduk di balik tabir. Hasan Al-Bashri mewakili kawan-kawannya mengutarakan maksud kedatangannya. Ia berkata: “Suamimu telah tiada, kini engkau sendirian. Kalau engkau menghendaki, silakan menentukan salah seorang dari kami. Mereka ini orang-orang yang mahir zuhud”. Rabi’ah Adawiyah menjawab: “Ya, saya bahagia saja mendapat kemuliaan ini. Namun, saya hendak menguji kalian, siapa yang paling ‘alim (pandai) diantara kalian itulah yang menjadi suamiku”. Hasan Al-Bashri dan kawan-kawannya pun menyanggupi. Kemudian Rabi’ah Adawiyah bertanya: “Jawablah empat pertanyaanku ini, kalau bisa saya siap diperistri oleh kamu”. Hasan Al-Bashri berkata: “Silakan bertanya, kalau Allah memberi pinjaman kepadaku dan saya bisa menjawab, tentu saya ...