Posts

Ketika Rabi’Ah Adawiyah Akan Dilamar Hasan Al-Bashri

Image
Ketika suami Rabi’ah Adawiyah meninggal, beberapa waktu kemudian Hasan Al-Bashri dan kawan-kawannya tiba menghadap Rabi’ah. Mereka meminta izin diperkenankan masuk, mereka pun diperkenankan masuk. Rabi’ah segera mengenakan cadarnya, dan mengambil daerah duduk di balik tabir. Hasan Al-Bashri mewakili kawan-kawannya mengutarakan maksud kedatangannya. Ia berkata: “Suamimu telah tiada, kini engkau sendirian. Kalau engkau menghendaki, silakan menentukan salah seorang dari kami. Mereka ini orang-orang yang mahir zuhud”. Rabi’ah Adawiyah menjawab: “Ya, saya bahagia saja mendapat kemuliaan ini. Namun, saya hendak menguji kalian, siapa yang paling ‘alim (pandai) diantara kalian itulah yang menjadi suamiku”. Hasan Al-Bashri dan kawan-kawannya pun menyanggupi. Kemudian Rabi’ah Adawiyah bertanya: “Jawablah empat pertanyaanku ini, kalau bisa saya siap diperistri oleh kamu”. Hasan Al-Bashri berkata: “Silakan bertanya, kalau Allah memberi pinjaman kepadaku dan saya bisa menjawab, tentu saya ...

10 Amalan Yang Sanggup Memasukkan Seorang Perempuan Ke Surga

Image
Ada seorang ibu memberi nasihat pada putrinya. Ia berkata: “Peliharalah sepuluh perkara ini, pasti kau akan menjadi simpanan (modal). Yaitu; pertama dan kedua, gampang mendapatkan keadaan (qana’ah), berbakti dan menaati suami. Ketiga dan keempat, hendaknya kau menjadikan dirimu sebagai wanita yang selalu didambakan dan dirindukan karena tatapan mata dan ciumannya. Artinya, hendaknya kau jangan hingga dilihat suamimu sebagai wanita yang dibenci (atau wanita yang buruk). Hendaknya suamimu tidak pernah berkasih mesra dengan dirimu kecuali dalam keadaan selalu harum menempel dalam dirimu. Kelima dan keenam, hendaknya kau selalu menjadi perhatian sewaktu suamimu makan dan tidur. Sebab, rasa lapar itu gampang menjadikan pemberontakan nafsu dan sulit tidur, bahkan mempermudah tumbuhnya kemarahan. Ketujuh dan kedelapan, hendaknya kau pandai-pandai memelihara harta dan diam-diam keluarga suami yang sanggup mempermalukan dirinya. Kesembilan dan kesepuluh, hendaknya kau jangan menent...

Kisah Ketaatan Istri Pada Suami Di Kala Nabi

Image
Termasuk dosa besar bagi seorang istri adalah, jikalau mana keluar rumah tanpa seizin suaminya. Kendati tujuannya untuk takziyah kepada orang tuanya yang meninggal.  Tersebut dalam kitab “Ihya Ulumuddin” karya Imam Al-Ghazali, dikatakan bahwa ada seorang lelaki (suami) hendak bepergian. Sebelum berangkat dia meminta istrinya biar tidak turun dari tempatnya yang berada di pecahan bangunan tingkat atas. Sementara orang tuanya berada di tingkat bawah. Orangtuanya sakit. Perempuan itu mengutus seorang pembantunya menghadap Rasulullah SAW untuk minta izin turun sebentar untuk membesuk orang tuanya itu. Rasulullah SAW bersabda: “Taatilah suamimu. Jangan kamu turun”. Tidak begitu lama, orang tuanya meninggal. Ia mengirim utusan menghadap Rasulullah SAW untuk memohonkan izin, biar dirinya sanggup menyaksikan mayit orang tuanya. Rasulullah SAW bersabda: “Taatilah suamimu”. Maka orang tuanya pun dikuburkan. Tidak begitu lama, Rasulullah SAW mengutus seseorang untuk memberita...

Kisah Poligami Yang Diridhai

Image
Di Baghdad ada seorang lelaki menikah dengan anak putri pamannya sendiri. Dalam kesepakatan nikah itu, ia berjanji tidak akan menikah lagi dengan perempuan lain. Suatu hari, ada seorang perempuan tiba (belanja) ke tokonya. Ia meminta lelaki itu untuk menikahi dirinya. Lelaki itupun bercerita apa adanya, bahwa ia telah mengikat janji dengan istrinya (anak pamannya) untuk tidak akan menikah lagi dengan perempuan lain. Tetapi perempuan itu terus mendesak dirinya, hingga dirinya rela sekalipun hanya digilir pada hari Jum’at. Lelaki itupun menikahinya. Masa itu telah berlalu, hingga hingga memasuki kedelapan bulan dalam pernikahannya dengan perempuan lain, istrinya mulai curiga. Ia tidak menyukai tingkah suaminya yang mulai tidak beres. Ia memerintahkan pembantunya biar menyelidiki suaminya. Menjelang hari Jum’at, suaminya keluar. Istrinya meminta pembantunya untuk mengawasi dari jauh, kemana tujuannya. Ternyata, ia masuk ke rumah seorang perempuan. Pembantu tadi terus malakukan pe...

Kisah Perempuan Yang Berbicara Memakai Ayat-Ayat Al-Qur’An

Image
Abdullah Al-Wasithi bercerita, bahwa pernah di Arafah saya melihat seorang perempuan, ia berkata, “Barangsiapa menerima petunjuk Allah, maka takkan ada yang sanggup menyesatkanya. Barangsiapa disesatkan Allah, maka tidak ada orang yang akan menunjukannya.” (QS. Al-A’raf: 186) Tahulah aku, bahwa perempuan itu seseorang yang tersesat jalan. Aku bertanya: “Wahai perempuan, dari mana asalmu?”. Ia menjawab: “Maha Suci Allah, Dzat yang telah mengisra’kan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa.” (QS. Al-Isra: 1) Tahulah aku, bahwa perempuan itu berasal dari Muqadas (Palestina). Aku bertanya: “Untuk keperluan apa kedatanganmu kemari?”. Ia menjawab: “Diwajibkan oleh Allah atas insan menunaikan haji bagi orang yang bisa menempuh perjalanannya” (QS. Ali Imran: 97). Aku bertanya lagi: “Engkau punya suami?”. Ia menjawab: “Janganlah kau mengikuti apa yang kau tidak memiliki pengetahuan dengan persoalan ltu!” (QS. Al-Isra: 36). “Apa engkau bersedia naik unta?” tanyaku....

Karomah Seorang Wali Yang Mempunyai Istri Cerewet

Image
Ada seorang shalih, ia memiliki saudara (teman) yang shalih pula. Setiap tahun ia berkunjung kepadanya. Suatu hari, ia mengunjunginya lagi, hingga ke rumah yang dituju pintunya masih tertutup. Ia ketuk pintu rumah itu. Dari dalam terdengar bunyi wanita: “Siapa itu?”. Orang yang shalih menjawab: “Aku, saudara suamimu. Aku tiba untuk mengunjunginya, hanya karena Allah semata”. Wanita (istri) saudaranya itu membalas: “Dia sedang keluar untuk mencari kayu bakar, mudah-mudahan beliau tidak kembali.”  Si perempuan itu terus bergumam memaki-maki suaminya. Ketika mereka sedang terlibat perbincangan, tiba-tiba orang yang shalih itu tiba sambil menuntun seekor harimau yang sedang membawa seikat kayu bakar. Begitu melihat saudaranya tiba mengunjunginya, ia eksklusif menghampirinya seraya bersalaman. Kayu bakar itu kemudian diturunkan dari punggung harimau tersebut. Kemudian sang tuan rumah (orang shalih) berkata kepada harimau: “Sekarang pergilah kamu, mudah-mudahan Allah memberkahimu.” ...

Sejarah Masuknya Islam Di Jawa Tengah

Image
Mustasyar PBNU KH. Maimoen Zubair menceritakan bahwa Islamnya orang Sarang (Rembang) berasal dari dakwahnya orang Bangka dan Belitung, bukan oleh para wali dari Demak.  Kiai berusia 89 tahun itu menyampaikan demikian ketika sambutan selaku tuan rumah pada Silaturahim Nasional Alim Ulama Nusantara yang diadakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Sejarahnya, kata dia, ketika Kubilai Khan menguasai Kerajaan China dan mengirim pasukan ekspedisi ke Jawa, prajuritnya dipotong telinganya oleh Raja Singosari Kertanegara.  Kemudian ketika Pasukan Tartar dikirim untuk menyerang Raja Jawa itu, Singosari telah hancur dan diganti Kerajaan Majapahit. Pasukan dari China itu dikalahkan oleh Majapahit sehingga banyak yang berlarian ke banyak sekali tempat dan ada yang kembali ke negeri asal.  Namun, ungkap Mbah Moen, sebagian pasukan Kubilai  Khan itu ada yang muslim. Dan Prajurit muslim itu sehabis la...